BIMA, BIMA TODAY.---Bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI berupa beras di Desa Campa, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, sama sekali tidak berkualitas dan berbau Busuk.
"Masa beras yang disalurkan oleh pihak Bulog tidak berkualitas. Disamping itu juga, berasnya beraroma tidak sedap dan berbau "Busuk","terang Ketua BPD Desa Campa, Fakhrudin, saat memberikan keterangan Pers pada Jum'at (04/09/2026) malam.
Dijelaskannya, beras untuk 484 KPM dengan jumlah 1.452 sak dengan alokasi 30 Kg per-KPM, sudah berulat di dalam karung serta sudah berbau yang sangat menyengat hati ketika kita cium. "Iya beras Bantuan pangan sudah berbau busuk,"tegas yang biasa disapa Rolan tersebut yang dibenarkan juga oleh Didy Firmansyah, selaku wakil Ketua BPD.
Menurut mereka, sebagai ketua serta wakil BPD, pihaknya telah melarang untuk membagikan sejumlah beras tersebut untuk digantikan dengan beras yang berkualitas. Tapi tidak diharaukan oleh aparat desa dan KPM sendiri. "Kalau bantuan beras ini dibalikin kami semua khawatir bantuan beras tidak lagi datang,"tuturnya sejumlah KPM yang dikutip oleh Ketua BPD bersama wakilnya.
Oleh karena pernyataan sejumlah KPM yang demikian, lanjut Rolan, terpaksa dibagikan beras yang merupakan bantuan dari Bapanas, walaupun berasnya sudah berbau tidak sedap dan berulat,"terangnya.
Untuk itu, pihaknya meminta pada Bapanas RI, untuk tidak lagi memberikan beras seperti ini dikemudian hari. "Pastikan beras yang enak dikonsumsi yang tidak berbau dan tidak tidak berkutu untuk desa kami,"tandasnya.
Sementara itu, pihak Bulog yang ditengarai sebagai penyalur beras dari Bapanas, belum bisa dikonfirmasi terkait hal tersebut. (BT01)


