Irigasi So Ndano Rangga Selesai Dibangun, Petani Gembira -->
Cari Berita

Iklan 970x90px

Irigasi So Ndano Rangga Selesai Dibangun, Petani Gembira

Monday, August 31, 2026

 

Irigasi di So Ndano Rangga, Desa Rasabou, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, rampung lebih cepat dari waktu yang ditargetkan. 



BIMA, BIMA TODAY.--- Pembangunan irigasi di So Ndano Rangga, Desa Rasabou, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, rampung lebih cepat dari waktu yang ditargetkan. 


Infrastruktur tersebut, dapat mempermudah petani dalam memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian dan petani menjadi gembira.


Pembangunan tersebut, merupakan bagian dari Program Percepatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang bersumber dari APBN dengan nilai anggaran sebesar Rp195 juta.


Kegiatan dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Ndano Rangga dengan masa kerja selama 90 hari, terhitung sejak 30 Juni 2026. Namun, pekerjaan berhasil diselesaikan pada Agustus 2026 lebih cepat dari batas waktu yang telah ditentukan.


Ketua P3A Ndano Rangga, Maman, mengatakan, pembangunan irigasi tersebut merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat khususnya para petani yang selama ini bergantung pada ketersediaan air untuk mengelola lahan pertanian.


Menurutnya, percepatan penyelesaian pekerjaan dilakukan dengan tetap memperhatikan pelaksanaan pembangunan di lapangan. Dengan rampungnya irigasi, diharapkan aliran air menuju lahan pertanian dapat lebih mudah diatur dan dimanfaatkan oleh petani.


“Pembangunan ini kami upayakan selesai lebih cepat agar manfaatnya bisa segera dirasakan oleh petani. Irigasi ini sangat penting untuk membantu pengairan lahan,” ujar Maman.


Ia berharap fasilitas yang telah dibangun tersebut, dapat dijaga dan dimanfaatkan secara bersama-sama oleh masyarakat. Pengelolaan dan pemeliharaan irigasi, kata dia, menjadi bagian penting agar infrastruktur tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang.


“Harapan kami, irigasi ini bisa memberikan manfaat bagi petani dan sama-sama dijaga supaya bisa terus digunakan,” katanya.


Sementara itu, Anggota BPD Desa Rasabou, Alfukari, mengapresiasi pelaksanaan pembangunan irigasi tersebut. Ia menilai keberadaan infrastruktur pengairan sangat membantu petani, terutama dalam memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian.


“Dengan adanya irigasi ini, petani tentu lebih dimudahkan dalam mendapatkan dan mengatur pengairan ke lahan mereka,”tutur Alfukari.


Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah Provinsi maupun Pusat yang telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan irigasi tersebut, tujuannya tentu demi kepentingan dan kebutuhan para petani Desa Rasabou. 


Fukari berharap program serupa dapat terus diarahkan untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat desa, khususnya sektor pertanian yang menjadi salah satu sumber penghidupan warga.


"Infrastruktur yang dibangun ini harus kita jaga bersama, sehingga dapat dimanfaatkan dalam limit waktu yang cukup lama oleh petani di Desa Rasabou,"tandasnya. (RED)