Gubernur: PORWADA Perkuat Solidaritas dan Integritas Insan Pers NTB -->
Cari Berita

Iklan 970x90px

Gubernur: PORWADA Perkuat Solidaritas dan Integritas Insan Pers NTB

Friday, June 26, 2026

 

Ketua PWI bersama Pemprov NTB, saat pembukaan Porwada.



Mataram, Bima Today.-– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan bahwa Pekan Olahraga Wartawan Daerah (PORWADA) PWI NTB 2026 bukan sekadar ajang kompetisi olahraga. Tetapi momentum untuk memperkuat solidaritas, integritas dan profesionalisme insan pers. 


Melalui semangat sportivitas, PORWADA diharapkan melahirkan wartawan yang sehat jasmani, tangguh secara mental serta mampu menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas dan dipercaya masyarakat.


Pesan tersebut disampaikan Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB, Dr. H. Ahsanul Halik, saat membuka PORWADA PWI NTB 2026 di Lapangan Tenis Universitas Mataram, pada  Jumat (26/6/2026).


Ajang yang diikuti 180 wartawan-atlet dari delapan kabupaten/kota se-NTB ini menjadi wadah mempererat persaudaraan antar insan pers sekaligus bagian dari pembinaan atlet wartawan menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (PORWANAS) 2027 di Lampung.


Dalam sambutan Gubernur yang diwakili Ahsanul Halik, menegasakan, bahwa nilai-nilai sportivitas yang dijunjung di arena olahraga harus menjadi landasan dalam menjalankan profesi kewartawanan.


“Sportivitas yang kita junjung tinggi di arena olahraga hendaknya juga menjadi semangat dalam menjalankan profesi sebagai wartawan, yaitu menyampaikan berita secara jujur, berimbang, bertanggung jawab, serta mampu memberikan pendidikan dan pencerahan kepada masyarakat,” demikian pesan Gubernur.


Lebih dari itu, Gubernur menekankan bahwa PORWADA mengandung makna yang jauh lebih luas daripada sebuah pertandingan. Menurutnya, insan pers membutuhkan tubuh yang sehat, jiwa yang kuat, dan semangat yang tangguh untuk dapat menjalankan tugas jurnalistik secara optimal.


“Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa insan pers juga membutuhkan tubuh yang sehat, jiwa yang kuat, dan semangat yang tangguh. Tubuh yang sehat akan menopang pikiran yang jernih. Pikiran yang jernih akan melahirkan keputusan yang bijaksana. Dan keputusan yang bijaksana akan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, independen, jujur, dan dapat dipercaya oleh masyarakat,” lanjut pesan Gubernur.


Pemerintah Provinsi NTB meyakini bahwa insan pers merupakan mitra strategis dalam pembangunan daerah. Karena itu, kolaborasi yang harmonis antara pemerintah dan media menjadi modal penting untuk memperkuat transparansi, meningkatkan literasi publik, serta mendukung terwujudnya visi NTB Makmur Mendunia.


Sementara itu, Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan PORWADA sebagai ruang yang mempererat silaturahmi dan kebersamaan di kalangan insan pers. Menurutnya, media yang independen dan konstruktif memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat serta menjadi mitra strategis dalam mengawal pembangunan daerah.


“PORWADA bukan sekadar ajang kompetisi olahraga. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta membangun semangat kebersamaan di antara insan pers se-Nusa Tenggara Barat,” ujarnya.


Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliludin, menjelaskan bahwa PORWADA 2026 merupakan penyelenggaraan dengan skala yang lebih luas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sebanyak 180 peserta yang seluruhnya telah memiliki Sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan berstatus anggota PWI akan bertanding sebagai bagian dari proses pembinaan menuju PORWANAS 2027.


“PORWADA bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan manifestasi kebersamaan, profesionalisme, dan sportivitas insan pers di Nusa Tenggara Barat,” katanya.


Ia berharap ajang tersebut mampu melahirkan atlet-atlet wartawan terbaik yang dapat mengharumkan nama NTB pada PORWANAS 2027 di Lampung sekaligus memperkuat budaya sportivitas di kalangan insan pers.


Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, PORWADA 2026 menjadi lebih dari sekadar arena perebutan medali. Ajang ini merupakan investasi untuk membangun wartawan yang sehat jasmani, kuat mental, dan kokoh memegang integritas. Sebab, tubuh yang sehat melahirkan pikiran yang jernih, pikiran yang jernih menghasilkan keputusan yang bijaksana, dan keputusan yang bijaksana akan menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas, independen, jujur, serta menjadi fondasi penting bagi kehidupan demokrasi dan pembangunan Nusa Tenggara Barat.(BT01/KominfotikNTB)