Inilah rumah terduga pelaku MS, yang "dibakar" Massa.
DOMPU, BIMA TODAY. – Buntut dari peristiwa tewasnya Habibi (27) yang pemanjat pohon kelapa di lokasi rencana pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo, membuat keluarga korban dan masyarakat merusak dan "membakar" rumah orang tua sekaligus tempat tinggal terduga pelaku berinisial MS (25) di Dusun Matompo, Desa Mbuju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu.
Dari informasi yang dihimpun, setelah mengetahui korban meninggal dunia, massa bergerak secara sporadis menuju kediaman pelaku.
Mereka merusak dan "membakar" rumah itu. Gudang pengeringan jagung miliki orang tua pelaku dan dua unit sepeda motor milik terduga pelaku juga ludes dilahap si jago merah.
Kapolsek Kilo, IPTU. Rudolfo R.DE Aroujo, menjelaskan, peristiwa pembakaran itu buntut dari terbunuhnya korban Habibi yang diketahui ditusuk MS saat naik pohon kelapa. “Peristiwa pembakaran itu terjadi saat semuanya fokus mengurus jenazah korban,” ungkapnya Selasa, (28/1/2020).
Menurutnya, saat ini, kepolisian tengah berjaga-jaga di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan rumah kedua belah pihak. “Kami berusaha mengondusifkan suasana. Jangan sampai terjadi aksi saling serang atau balas dendam,” tegasnya.
Terduga pelaku sudah diamankan di Polres Dompu. Serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib. "Jangan main hakim sendiri yang bisa merugikan diri sendiri,”pintanya. (BT03)
DOMPU, BIMA TODAY. – Buntut dari peristiwa tewasnya Habibi (27) yang pemanjat pohon kelapa di lokasi rencana pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo, membuat keluarga korban dan masyarakat merusak dan "membakar" rumah orang tua sekaligus tempat tinggal terduga pelaku berinisial MS (25) di Dusun Matompo, Desa Mbuju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu.
Dari informasi yang dihimpun, setelah mengetahui korban meninggal dunia, massa bergerak secara sporadis menuju kediaman pelaku.
Mereka merusak dan "membakar" rumah itu. Gudang pengeringan jagung miliki orang tua pelaku dan dua unit sepeda motor milik terduga pelaku juga ludes dilahap si jago merah.
Kapolsek Kilo, IPTU. Rudolfo R.DE Aroujo, menjelaskan, peristiwa pembakaran itu buntut dari terbunuhnya korban Habibi yang diketahui ditusuk MS saat naik pohon kelapa. “Peristiwa pembakaran itu terjadi saat semuanya fokus mengurus jenazah korban,” ungkapnya Selasa, (28/1/2020).
Menurutnya, saat ini, kepolisian tengah berjaga-jaga di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan rumah kedua belah pihak. “Kami berusaha mengondusifkan suasana. Jangan sampai terjadi aksi saling serang atau balas dendam,” tegasnya.
Terduga pelaku sudah diamankan di Polres Dompu. Serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib. "Jangan main hakim sendiri yang bisa merugikan diri sendiri,”pintanya. (BT03)


