Bupati: Membantu Korban Kebakaran dan Puting Beliung Rp 214 Juta -->
Cari Berita

Iklan 970x90px

Bupati: Membantu Korban Kebakaran dan Puting Beliung Rp 214 Juta

Thursday, January 2, 2020

Bagian Kesra Kabupaten Bima, Saat Memberikan Bantuan Pada Korban Kebakaran dan Angin Putig Beliung.

Bima, Bima Today.- Sebanyak 21 orang Kepala Keluarga (KK), korban Kebakaran dan Angin Puting Beliung, menerima bantuan uang tunai total Rp 214 juta, dari anggaran tak terduga tahun 2019 dari Pemerintah Kabupaten Bima.

Bantuan tersebut, diserahkan Kabag Kesra Setda Bima, Drs. H Zainudin, atas nama Bupati, di Ruangan Bagian Kesra, Selasa, (31/12).

Kabag Humas Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap, menyatakan, bantuan itu untuk membantu pembangunan rumah tinggal bagi warga bukan untuk keperluan lain. Pada saatnya Pemerintah akan turun cek langsung dilapangan.
‘’Bantuan langsung diserahkan Kabag Kesra, Selasa (31/12) kemarin,’’ujar Chandra.

Warga asal Desa Ntonggu dan Teke Kecamatan Palibelo, korban kebakaran Oktober beberapa waktu lalu sebanyak 11 KK. Mereka mendapat  bantuan uang tunai dengan total Rp 148 juta. Yang diterima masing-masing bervariasi yang bersumber dari dana hibah Pemkab Bima.

Selain membantu korban kebakaran di Ntonggu dan Teke, juga diberikan pada korban angin puting beliung di Kecamatan Wera yakni di Desa Rangga Solo. Di Kecamatan Donggo, satu orang yakni di Desa Kalla, di Kecamatan Soromandi satu orang yakni di Desa Sampungu.

Di Kecamatan Lambu satu orang yakni di Desa Rato. ‘’Total Rp 214 juta bagi 21 KK, korban bencana Kebakaran dan puting beliung,’’ujar Kabag Kesra Setda Bima, Drs. H Zainudin, dikutip Kabag Humas.

Sementara, Hamidah (70) salah seorang warga asal Ntonggu, menyampaikan rasa terima kasihnya pada Bupati telah membantu meringankan beban yang mereka alami.

Ia berjanji, bantuan yang diterimanya itu   akan dipakai membangun rumah, yang sudah hangus dilahap dijago merah. Pasca kejadian kebakaran, praktis ia beserta keluarganya tinggal di tenda darurat. "Syukur sudah dibantu, tiga bulan tinggal di terpal,’’akunya yang dikutip Kabag Humas. (BT01)