Wakili Bupati, H. Qurban Buka Kegiatan Bimtek Taspen -->
Cari Berita

Iklan 970x90px

Wakili Bupati, H. Qurban Buka Kegiatan Bimtek Taspen

Tuesday, September 4, 2018

Foto Asisten I, H. Qurban, SH.


Bima, Bima Today. - Mewakili Bupati Bima, Asiaten I, H. Qurban, SH, membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Tehnik (Bimtek) tentang tatacara pemgurusan administrasi pensiun dan Taspen di lingkup Pemkab Bima pada
Selasa (4/9).

Kegiatan tersebut dipusatkan di Gedung PKK Kabupaten Bima, yang dihadiri oleh perwakilan Kepala BKN Regional X Denpasar,  Drs. Abdul Salam Gasing, Kabid Perencanaan dan Pengembangan Kepegawaian BKD dan Diklat Kabupaten Bima Dr. Rusli, S.Sos.,M.Si dan para Kasubag Kepegawaian OPD lingkup Pemkab Bima serta para calon pensiun TMT pada Oktober 2018 sampai 1 Januari 2019.

H. Qurban, SH, dalam sambutannya mengatakan, bahwa seiring perjalanan umur, semua PNS akan memasuki masa pensiun (Purnabhakti). Hal ini, membawa konsekwensi keharusan untuk mempersiapkan diri baik mental maupun kemampuan dan keterampilan lain yang dapat digunakan sebagai modal dalam hidup di lingkungan baru. 

Lanjutnya, purna Bhakti adalah masa penghargaan atas kinerja dan dedikasi selama bertugas. "Dalam Masa Purna Bhaktinya, seorang pensiunan PNS menerima tunjangan yang besarannya tidak sebesar gaji pokok selama menjadi PNS.

Hal lain yang juga membarenginya adalah, adanya perubahan dari aktivitas yang tadinya bekerja menjadi tidak bekerja, yang tadinya memiliki keterlibatan kerja atau peran di tempat kerja menjadi sudah tidak ada lagi, adanya penurunan pendapatan, adanya perubahan relasi sosial, adanya penurunan kesehatan karena usia yang semakin bertambah dan sebagainya,"tuturnya.

"Terkait hal ini, kata Qurban, kepada PNS yang akan segera pensiun, agar mampu menyesuaikan diri dan menerima perubahan lingkungan, mempunyai alternatif dan berani mengambil keputusan untuk melakukan aktivitas yang positif,"harapnya yang dikutip Kasubag Informasi dan Pemberitaan Humaapro Setda Kabupaten Bima, Zainuddin, SS.

Ketua panitia Bimtek, Dr. Rusli, S.Sos, Msi, mengatakan, bahwa bimtek ini menjadi bagian terpenting untuk mengadakan penyesuaian keterampilan teknis. Sehingga, diharapkan Pensiun PNS atau Pensiun Janda, Duda, dapat diberikan sesuai dengan waktu, sasaran dan jumlah yang tepat serta kualitas yang baik.

Tujuan dari bimtek tersebut yaitu, untuk memperbaiki keterampilan teknis agar Pejabat, PNS yang menangani kepegawaian memiliki kemampuan untuk melakukan verifikasi keabsahan, kelengkapan serta keakuratan data, berkas atau persyaratan-persyaratan usul pensiun PNS atau Pensiun Janda dan Duda. "Itulah, tujuan dari Bimtek ini,"terangnya.

Peserta bimtek tersebut berjumlah 120 orang, yang terdiri dari pejabat yang menangani kepegawaian yaitu Kasubag Umum dan Kepegawaian pada dinas, badan sebanyak 30 orang, Kepala TU pada UPT Dikbudpora Kecamatan sebanyak 18 orang, dan Kepala TU pada Puskesmas sebanyak 20 orang serta PNS yang mendekati pensiun sebanyak 52 orang,"sebutnya. (BT01)