![]() |
| Foto Peserta Musrenbangdes yang hadir di aual kantor Desa Rato, Kecamatan Bolo, pada Selasa (18/9) kemarin. |
Bima, Bima Today. - Berdasarkan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dengan masyarakat dari sejumlah dusun pada Selasa (18/9) kemarin, bahwa anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan DDA tahun 2019 yang diperuntukkan bagi Desa Rato, Kecamatan Bolo, diperioritaskan untuk pemberdayaan masyarakat.
"Penggunaan ADD dan DDA tahun 2019, kita perioritaskan untuk pemberdayaan masyarakat ketimbang untuk penggunaan di bidang lainnya,"jelas Kades Rato, Junaidi H. Mahmud, saat dikonfirmasi pada Sabtu (22/9).
Hal itu, kata Kades, berdasarkan aspirasi yang diserap serta masukan dari masyarakat yang ada di sejumlah dusun pada pelaksanaan Musrenbangdes yang digelar di aula kantor desa pada Selasa kemarin,"ungkapnya.
Menurutnya, jumlah ADD dan DDA yang diperuntukkan bagi Desa Rato tahun 2019 sebanyak Rp Rp 1, 46 miliar. "Sekian ADD dan DDA kita untuk tahun 2019 mendatang,"sebutnya.
Lanjut Kades, dari jumlah ADD dan DDA tersebut, penggunaannya diperioritaskan untuk pemberdayaan masyarakat melalui program bantuan usaha bakulan, bantuan untuk perbengkelan, bantuan untuk alat tukang kayu serta program pemberdayaan dalam bidang lainnya,"urainya.
Tujuannya, untuk mewujudkan masyarakat Desa Rato yang maju, mandiri dan sejahtera,"terangnya.
Sambungnya, selain dipergunakan untuk program pemberdayaan, ADD dan DDA tahun 2019, juga dimanfaatkan untuk bidang pembangunan fisik.
"Tapi, yang kita perioritaskan penggunaannya adalah untuk pemberdayaan masyarakat, "tandas yang biasa disapa Jovan tersebut. (BT01)


