Gara- Gara Gas Elpiji, Masyakarat Blokade Jalan dan Menahan Mobil -->
Cari Berita

Iklan 970x90px

Gara- Gara Gas Elpiji, Masyakarat Blokade Jalan dan Menahan Mobil

Thursday, July 16, 2026

 

Kapolsek Bolo, IPTU. Kapolsek Bolo, M. Sofyan Hidayat S.Sos.


BIMA, BIMA TODAY.---Gara-gara gas Elpiji yang 3 kg tidak kunjung datang, akhir sejumlah warga Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, melakukan aksi spontanitas dengan memblokade jalan di jalan lintas Sumbawa desa setempat pada Kamis (16/07/2026) sekitar pukul 10:30 WITA kemarin. 


Motif warga tersebut memblokade jalan dikarenakan adanya keluhan masyakarat terkait gas Elpiji yang dinilai langka. "Gas Elpiji yang 3 kg dinilai langka. Sehingga dengan spontanitas warga melakukan blokade jalan,"jelas Koordinator aksi, Buyung selaku ketua BPD Desa Tambe dengan mengunakan serambi di tengah jalan.


Dikatakannya Buyung, semenjak sekitar satu pekan ini, warga dihadapkan dengan persoalan kelangkaan gas Elpiji. "Banyak warga yang memasak dengan kayu bakar akibat sulitnya mendapatkan gas elpiji untuk memasak dan lain sebagainya,"teriaknya. 


Namun beberapa saat kemudian, melintas sebuah mobil yang mengangkut tabung Gas LPG 3 Kg. Masyarakat yang melakukan aksi kemudian menghentikan mobil tersebut dan menahannya sementara. Massa meminta kepada pihak terkait agar tabung Gas LPG 3 Kg kosong milik warga setempat, ditukarkan dengan tabung gas berisi yang sedang diangkut oleh kendaraan tersebut. 


Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pemuat Gas LPG 3 Kg tersebut, bahwa Gas Elpiji tersebut merupakan alokasi distribusi untuk wilayah Kecamatan Madapangga. Sehingga tidak dapat disalurkan kepada masyarakat di lokasi aksi. Hal tersebut membuat masyarakat Desa Tambe kembali melakukan pemblokiran jalan yang pada akhirnya seluruh tabung gas Elpiji diturunkan di Kantor Pemerintah Kecamatan Bolo. "Satu mobil tersebut di turunkan di kantor Camat Bolo dan bagikan ke warga Tambe,"jelas IPTU. Kapolsek Bolo, M. Sofyan Hidayat S.Sos, pada wartawan Jum'at (17/07/2026).


Lanjut Kapolsek, begitu kita mendapatkan informasi tersebut, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk guna mengamankan aksi warga. Dan warga mau membuka kembali akses jalan yang tadi di blokade sehingga arus tranportasi kembali lancar dan normal. "Kita melakukan pendekatan secara persuasif dengan masyakarat yang melakukan blokade jalan tersebut dan berikut jalan kembali lancar sekitar pukul 11: 58 WITA,"jelasnya.


Untuk itu, diminta pada seluruh seluruh pengecer yang ada di Desa Tambe, untuk menyalurkan gas elpiji dengan sebaik-baiknya. Sehingga tidak terjadi lagi hal semacam ini dikemudian hari. "Saya minta pada seluruh pengecer yang, tolong salurkan gas elpiji pada masyarakatnya,"pinta Kapolsek. (BT01)