BIMA, BIMA TODAY.--- Tim gabungan dari Polsek Madapangga, Polsek Bolo, dan Opsnal (Puma) Polres Bima berhasil mengamankan lima orang pemuda yang berasal dari Desa Rade, Kecamatan Madapangga yang diduga kuat terlibat dalam aksi penganiayaan berat terhadap seorang mahasiswa yang berinisial ES di Desa Nggembe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.
Yang diduga sebagai pelaku adalah warga Desa Rade, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, yang berinisial AH (22) – Petani (Pelaku utama pembacokan), RS (17) – Pelajar, DS (21) – Petani, MR (18) – Pelajar, F (17) – Pelajar. Peristiwa berdarah ini bermula pada Minggu malam (01/02) sekitar pukul 19.30 WITA. Terlibat cekcok dengan rombongan pelaku di jalan raya Desa Nggembe.
Aksi penangkapan tersebut yang berlangsung dramatis ini dilakukan mulai Minggu malam (01/02/2026) hingga Senin dini hari (02/02/2026) di wilayah hukum Kecamatan Madapangga.
Kronologis kejadiannya yaitu berawal dari perselisihan dipicu oleh dendam lama terkait aksi pemukulan di sebuah acara hiburan organ tunggal sebelumnya. Situasi memanas hingga salah satu pelaku berinisial AH (22), warga Desa Rade, mengambil sebilah parang dari sepeda motornya dan membacok korban berkali-kali. Usai melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri ke arah Kecamatan Madapangga. "Usai membacok seorang mahasiswa Berkali-kali, terduga pelaku langsung melarikan diri,"jelas Kapolsek Bolo, AKP. Nurdin, saat dikonfirmasi pada Senin (02/02/2026).
Kata Kapolsek, setelah mendapatkan informasi tersebut, pihak segera berkoordinasi dengan Kapolsek Madapangga dan Tim Opsnal Polres Bima. Pencarian sempat mengalami kendala karena para pelaku tidak kembali ke rumah masing-masing. "Anggota kami melakukan pendekatan persuasif melalui tokoh pemuda dan pihak keluarga terduga pelaku. Dari informasi lapangan, diketahui para pelaku bersembunyi di kawasan persawahan atau kebun jagung So Sera Tangga, Desa Rade," ungkapnya.
Lanjut Kapolsek, sekitar pukul 05.00 WITA (menjelang subuh), tim gabungan bersama tokoh pemuda setempat bergerak ke lokasi persembunyian dan berhasil mengamankan lima orang terduga pelaku tanpa perlawanan berarti. "Sekitar subuh dini hari baru terduga pelaku berhasil diamankan di tempat persembunyiannya,"ungkap Kapolsek.
Kini ke lima terduga pelaku telah diserahterimakan dari Polsek Madapangga kepada Tim Puma Polres Bima dengan pengawalan ketat untuk proses hukum lebih lanjut di Mapolres Bima. "Sekarang ke lima terduga pelaku sudah diserahkan pada Polres Bima untuk ditindaklanjuti,"tuturnya mengulang.
Kapolsek mengimbau kepada warga masyarakat khususnya warga Desa Nggembe dan Desa Rade, agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh suasana. "Kasus ini kini sepenuhnya ditangani oleh penyidik Satreskrim Polres Bima guna mengantisipasi gangguan kamtibmas susulan,'tandasnya.(BT01)


