![]() |
Pegawai Kantor Camat Diancam lima tahun penjar |
Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bima, IPDA Sudarto mengatakan, W alias Y terlibat penyalahgunaan narkotika golongan 1, bukan tanaman sabu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.
W ditangkap polisi di Desa Rasabou bersama sejumlah barang bukti berupa 7 korek api gas, 4 bungkus besar plastik klip, 6 bungkus plastik klip kecil sisa pakai, bong atau alat hisap sabu, kaca silinder, jarum penghantar api, 2 sedotan modifikasi, bungkusan rokok, 3 poket sabu dan 5 plastik klip kecil kosong.
“ASN Kantor Camat Bolo terancam hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun atas kepemilikan narkotika golongan 1 jenis sabu,” jelas kasat narkoba polres bima, Ipda Sudarto, pada Kamis (7/2/2019).
IPDA Sudarto mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, diketahui barang bukti berupa sabu yang diamankan dari lokasi penggeledahan di kedimanan W alias YH didapat dan dibeli dari salah seorang yang berada di wilayah Kabupaten Bima.
“Kemudian dijual di sekitar wilayah Kecamatan Bolo, setelah dilakukan pengembangan kepada pelaku asal usul barang bukti ternyata Mr X sudah tidak berada di tempat, melarikan diri dan sekarang sedang buron,” katanya.
Sebelum ditangkap, W alias Y sudah tiga bulan menjadi target oprasi Satuan Reserse dan Narkoba Polres Bima.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya W ditahan di sel Mapolres Bima 20 hari ke depan .
“Dan atas perbuatannya diancam hukuman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun,”pungkas Sudarto.(BT01)